Babybee Logo
news_title.jpg

Waspada Penyakit ISPA Pada si Kecil

13 August 2019

Moms & Dads pasti sudah tidak asing ya dengan penyakit ISPA? Ya, ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan infeksi virus pada saluran pernapasan atas yang sebagian besar dialami oleh anak-anak. Hal ini terbukti dari data dinas kesehatan yang menyatakan bahwa jumlah penderita ISPA ternyata masih menempati peringkat pertama dibandingkan dengan penyakit lainnya, khususnya untuk anak-anak.

Penyebabnya bisa berasal dari faktor lingkungan dan juga dari cuaca. Kalau dari faktor lingkungan, biasanya terjadi karena kondisi lingkungan atau tempat tidur yang kurang higienis sehingga kuman penyebab penyakit ISPA mudah muncul dan menetap. Contohnya, dari sprei, bantal, guling atau kasur yang jarang dibersihkan dan bukan terbuat dari produk Hypoallergenic. Karena kondisi inilah, bakteri, jamur dan tungau sebagai pemicu ISPA mudah datang dan menetap pada peralatan tidur.

Untuk gejalanya sendiri, biasanya sudah dapat terlihat setelah hari pertama hingga hari ketiga setelah si Kecil terserang. Gejala utamanya, yaitu tenggorokan gatal dan tidak nyaman, lalu diikuti dengan keluhan hidung mampet dan keluarnya cairan ingus bening yang sangat mengganggu tidurnya. Tidak jarang juga, penderita ISPA akan mengalami batuk berdahak atau kering dan gejala demam yang membuat tubuhnya panas. Keluhan ini biasanya berlangsung selama 7-10 hari. Namun, untuk gejala batuk dan pilek biasanya akan berlangsung hingga 2 minggu.

Nah, jika si Kecil sudah mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya Moms segera konsultasikan ke dokter dan mulai menjaga lingkungan si Kecil agar selalu higienis. Pastikan juga ya untuk mempercayakan peralatan tidur kepada Babybee, the Hypoallergenic Expert.